| Aksi Patrick Kluivert pada laga Timnas Indonesia vs Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (8/9) malam WIB
PSSI telah mengumumkan mereka telah sepakat berpisah dengan Kluivert. Keputusan ini diambil tak lama setelah Timnas Indonesia tersingkir dari ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Saat itu Timnas Indonesia kalah dua kali. Yang pertama mereka dikalahkan oleh tuan rumah Arab Saudi dengan skor 3-2. Kemudian, mereka dikalahkan oleh Timnas Irak dengan skor tipis 1-0. Harapan bisa meraih tiket melalui ronde kelima pun pupus dan hal ini memantik kekecewaan suporter sepak bola di Tanah Air. Kata Media Vietnam Soal Perpisahan Timnas Indonesia Dengan Patrick Kluivert: Titik Balik Penting Pengumuman PSSI
Di laman resminya, PSSI mengumumkan bahwa keputusan ini diambil secara bersama-sama. Artinya federasi dan Patrick Kluivert sama-sama sepakat berpisah secara baik-baik. Mereka juga menyebut semua gerbong Kluivert juga akan angkat kaki dari Timnas Indonesia. Termasuk Gerald Vanenburg dan Frank van Kampen. "PSSI dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," bunyi keterangan resmi PSSI. "Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," lanjut pernyataan tersebut. "Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam pernyataannya.
Laodong menuliskan judul berita yang cukup unik. Mereka menyebut Kluivert berhenti menukangi Timnas Indonesia. “Pelatih Kluivert setop memimpin tim Indonesia,” tulis Laodong. Mereka menyebut Kluivert gagal memenuhi ekspektasi tinggi dari suporter sepak bola Indonesia. Alhasil ia pun mendapat tekanan luar biasa. “Meskipun diharapkan membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia, Kluivert tidak mampu membantu Indonesia mencapai target lolos ke Piala Dunia. Tekanan dari para penggemar semakin meningkat setelah serangkaian kekalahan beruntun, termasuk kekalahan dari Irak yang secara resmi menutup peluang untuk lolos.” Mereka juga menyebut perpisahan ini merupakan titik balik penting bagi sepak bola Indonesia. Saat ini skuad Garuda mereka sebut masih terus mencari jalan terbaik untuk bisa membawa mereka melangkah ke level dunia. “Langkah perpisahan ini menandai titik balik penting bagi sepak bola Indonesia - tim tengah berupaya keras untuk melakukan reformasi tetapi masih berjuang untuk menemukan formula agar bisa sukses di kancah internasional.” (Detikinfobola) Baca Juga:
|
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Gol Bellingham Bawa Madrid Menang, Chelsea dan Liverpool Pesta Gol
Momen selebrasi Jude Bellingham (Real Madrid) bersama rekan setim setelah mencetak gol ke gawang Juventus dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2025 Starwin88Official - Persaingan di fase liga Liga Champions 2025/2026 semakin memanas, dengan sederet laga dramatis yang berlangsung pada Kamis 23 Oktober 2025 dini hari WIB. Sejumlah tim besar memperlihatkan dominasi mereka, sementara beberapa kejutan mewarnai malam penuh gol dan tensi tinggi di berbagai stadion Eropa. Dari kemenangan besar Chelsea atas Ajax hingga kebangkitan dramatis Sporting , atmosfer Liga Champions kembali membuktikan mengapa kompetisi ini menjadi panggung paling prestisius di level klub. Di London , Chelsea tampil menggila dengan kemenangan telak 5-1 atas Ajax, menegaskan kebangkitan mereka di bawah asuhan pelatih anyar. Sementara itu, Liverpool akhirnya memutus tren negatif dengan kemenangan gemilang di markas Eintracht Frankfurt . Dari Jerman, Bayern Munchen kembali m...
Komentar
Posting Komentar